Reorientation of Law Enforcement Policy in Combating Environmental Pollution by Corporations

Authors

  • Dimas Fitriadi Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman Guppi, Indonesia
  • Wieke Dewi Suryandari Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman Guppi, Indonesia
  • Mohamad Tohari Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman Guppi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/gijlss.v3i3.608

Keywords:

Environmental Law, Environmental Damage, Multinational Companies

Abstract

This study discusses environmental law regulations in Indonesia as regulated in Law Number 32 of 2009 concerning Environmental Protection and Management (UUPPLH) and Law Number 6 of 2023 concerning Job Creation, which regulate administrative, civil, and criminal sanctions for perpetrators of environmental pollution. Although it has strict legal provisions, its implementation and enforcement still face various challenges, such as weak supervision, the dominance of administrative sanctions over criminal sanctions, and difficulties in the process of proving environmental crimes. Compared to regulations in other countries, Indonesia still needs to strengthen the law enforcement mechanism to be more effective in providing a deterrent effect on perpetrators of pollution. This study highlights the role of law enforcement officers, the weakness of inter-agency coordination, and the importance of synergy between the government, law enforcement agencies, non-governmental organizations, and the community in increasing the effectiveness of environmental law enforcement. With a more transparent and accountable approach, it is hoped that environmental law regulations in Indonesia can run more optimally in protecting and managing the environment sustainably.

 

References

Arbani, T. S. (2022). Asas Pertanggungjawaban Mutlak (Strict Liabilty) Atas Kerusakan Lingkungan Pasca Undang-Undang Cipta Kerja. Jurnal Al-?a??rah Al-Isl?miyah , 23-37.

Bilqis, N. (2020). Analisis dampak kasus kebakaran hutan di indonesia terhadap hubungan diplomatik Indonesia dengan Malaysia dan Singapura. Gorontalo Journal of Government and Political Studies , 055-069.

Epakartika. (2019). Peran masyarakat sipil dalam pemberantasan korupsi: pembelajaran dari gerakan nasional penyelamatan sumber daya alam (GNPSDA). Integritas: Jurnal Antikorupsi , 93-106.

Fonna, N. (2019). Pengembangan revolusi industri 4.0 dalam berbagai bidang. Guepedia.

Haryadi, P. (2017). Pengembangan hukum lingkungan hidup melalui penegakan hukum perdata di Indonesia. Jurnal Konstitusi, 124-149.

Husni, N. (2024). Peran Manusia Terhadap Keseimbangan Lingkungan Hidup di Nagari Limakaum. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 338-344.

Isabella, D. V. (2024). Analisis Yuridis Pembuktian Tindak Pidana Lingkungan Hidup Yang Dilakukan Oleh Korporasi (Studi Putusan Nomor: 131/PID. B/2013/PN. MBO). Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 200-211.

Kadaryanto, B. (2024). PERTIMBANGAN HUKUM HAKIM DALAM PUTUSAN PERKARA DALAM KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN. The Juris, 517-533.

Kusnanto. (Uwais Inspirasi Indonesia). Transformasi Era Digitalisasi Masyarakat Kontemporer. 2024.

Laloan, N. O. (2020). Kewenangan Penyidik Dan Penuntut Umum Menurut Sistem Peradilan Pidana Dalam Menangani Perkara Pidana Menurut Kuhap. Lex Crimen .

Margareta, S. (2023). Tanggung Gugat Korporasi Akibat Pencemaran Lingkungan Ditinjau Berdasarkan Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Jurnal Hukum Indonesia , 1-13.

Marnelly, T. R. (2012). Corporate social responsibility (CSR): Tinjauan teori dan praktek di Indonesia. Jurnal aplikasi bisnis, 49-59.

Mubarok, N. (2019). Penegakan hukum pidana lingkungan di Indonesia. Al-Jinâyah: Jurnal Hukum Pidana Islam, 1-29.

Nasrullah. (2022). Penegakan Hukum Tindak Pidana Kehutanan Bidang Illegal Logging Balai Pengamanan Dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup Dan Kehuanan (BPPHLHK) Wilayah Sulawesi. Journal of Lex Philosophy, 375-392.

Novaradila, G. (2022). Strategi Jaringan Advokasi Transnasional Greenpeace Dalam Menangani Isu Ekologi di Indonesia: Studi Kasus Riau Tahun 2011-2018. NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 1677-1687.

Susanto, B. (2018). Implementasi Regulasi Hukum terhadap Perusahaan dalam Kasus Pencemaran Lingkungan. Jurnal Penegakan Hukum, 78-92.

Suyono, B. (2017). "Tinjauan Yuridis Pertanggungjawaban Pidana Korporasi atas Tindak Pidana. Jurnal Hukum Lingkungan , 45-60.

Utomo, M. N. (2022). Strategi Membangun Kewirausahaan Berdaya Saing dan Berkelanjutan. Aceh: Syiah Kuala University Press.

Wattimena, J. A. (2021). Pemenuhan hak atas air bersih dan sehat, serta hak menggugat masyarakat. Balobe Law Journal, 1-16.

Widianti, F. D. (2022). Dampak globalisasi di negara Indonesia. JISP (Jurnal Inovasi Sektor Publik) , 73-95.

Widyastuti, T. V. (2023). Problematika Perlindungan Lingkungan Hidup dalam Perspektif Perdagangan Internasional. NEM.

Published

2025-11-22

How to Cite

Dimas Fitriadi, Wieke Dewi Suryandari, & Mohamad Tohari. (2025). Reorientation of Law Enforcement Policy in Combating Environmental Pollution by Corporations. Greenation International Journal of Law and Social Sciences, 3(3), 1198–1206. https://doi.org/10.38035/gijlss.v3i3.608

Most read articles by the same author(s)